Home » » Menanam Pohon Buah Sawo

Menanam Pohon Buah Sawo

Written By ahmad tirtayasa on Tuesday, December 16, 2014 | 1:22 AM




Menanam Buah Sawo dapat dilakukan pekarangan rumah, namun pada penentuan pola tanam untuk tujuan mendapatkan buah yang banyak, menanam sawo di kebun memang lebih tepat. untuk penanaman tidak hanya dilakukan dengan satu atau dua buah pohon, tetapi dapat dilakukan dalam jumlah yang banyak.


Tanaman sawo di pekarangan rumah dapat tumbuh besar dengan tajuk yang lebar. Mengingat hal ini maka dalam penanaman buah sawo harus dilakukan dengan jarak yang tidak terlalu rapat antara tanaman yang satu dengan tanaman yang lain. Jarak tanam buat pohon sawo yang dianggap cukup adalah 12 x 12 meter. 


Dengan jarak tanam seperti ini, antara tanaman sawo yang dengan atau tanaman lainnya tidak bersentuhan yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman buah Sawo anda. Penanaman sebaiknya dilakukan
pada waktu musim penghujan.


Buatlah Lubang Tanam, pembuatan lubang tanam dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih
baik untuk bibit yang akan ditanam. Maka dari itu tanah tempat penanaman dalam lubang tanam haruslah gembur, karena sistem pengakar-an bibit yang masih lemah.


Lubang tanam untuk sawo dapat dibuat dengan ukuran 60 x 60  x 60 centimeter, tanah galian bagian atas ± 30 cm terpisah dengan tanah bagian bawah. Kemudian tanah dicampur dengan pupuk kandang sebanyak 20 kg sampai rata. Pupuk kandang ini sangat berfungsi sebagai pupuk dasar. Selama 2 minggu lubang tanam ini
dibiarkan dijemur sinar matahari. Bila bibit sudah siap, bisa langsung ditanam di lubang yang sudah disiapkan. 

Namun bila bibit belum siap tanam, maka tanah galian bagian bawah dikembalikan ke bawah dan tanah
galian atas dikembalikan ke bagian atas,  sebagai pertanda bahwa di tempat itu ada lubang tanam, bisa ditandai dengan kayu yang ditancapkan dilubang yang kita buat tadi. Setelah bibit siap untuk ditanam maka lubang tanam kita gali lagi.


Cara Penanaman, sebelum ditanam, pembungkus (polybag) harus dilepas dengan secara hati-hati agar tanahnya tidak berantakan dan akar tanaman tidak rusak. Penanaman dilakukan sedalam leher akar tegak di tengah lubang tanam. kemudian masukkan tanah bagian atas bekas galian lebih dahulu, lalu disusul tanah bagian bawah bekas galian. Tanah di sekeliling akar tanaman dipadatkan agar tidak ada lagi lubang-lubang udara yang dapat menyulitkan akar mencari makanan.

Pemupukan dapat diberikan 250-500 gram urea per pohon setiap tahunnya, sebelum tanaman sawo berbuah. Pemupukan ini dimaksudkan agar merangsang pertumbuhan batang dan daun, karena urea adalah sumber nutrisi yang berfungsi buat merangsang pertumbuhan batang dan daun tanaman buah sawo.

Jika tanaman sudah waktunya berbuah, kurang lebih berumur sekitar 4 tahunan, dilakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk majemuk yaitu NPK (10-20-15) yang kandungan fosfor (P) dan kaliumnya (K) tinggi sebanyak 500 gram per pohon setiap tahunnya. Bila tidak ada NPK dapat diganti dengan pupuk urea, DS, dan KCl sebanyak 108 gram, 277 gram, dan 144 gram. Unsur P bagi tanaman berfungsi untuk mempercepat pembungaan, sedangkan unsur K fungsinya untuk menjaga bunga dan buah tidak mudah gugur.


Jumlah pupuk ini secara bertahap ditingkatkan hingg 2 kg/pohon tiap tahun untuk tanaman buah sawo yang sudah berumur 15 tahun. Selain urea dan NPK yang diberikan, perlu juga diberikan pupuk kandang sebanyak 10 kg/pohon buat memperbaiki struktur tanah. Pemberian pupuk lanjutan ini dilakukan dua kali dalam satu tahun, yaitu ketika awal dan akhir musim hujan, dosis yang diberikan setengah dari yang disebutkan di atas.
 

Cara pemberian pupuknya dengan cara menaburkan pupuk ke dalam parit disekitar bawah pohon mengelilingi lingkaran tajuk dengan lebar dan kedalaman kurang lebih 10 cm. Bisa juga ditanam pada 4 lubang di bawah tajuk pohon yang berukuran 20 Cm x 20Cm x 20Cm untuk tiap lubang.

Penyiraman, pada awal tanaman sawo memulai kehidupannya, perlu dilakukan penyiraman paling kurang dua minggu sekali bila tidak ada hujan. Pemberian air pada tanaman buah sawo harus dilakukan sampai tanaman berumur 3 s/d 4 tahun. Semakin tua tanaman, semakin tahan akan kekeringan. Kekurangan air pada waktu tanaman buah sawo lagi berbunga atau berbuah dapat mengakibatkan bunga atau buah mudah gugut. Pemberian air yang teratur akan menghasilkan buah dengan jumlah dan kwalitas yang baik.

Ciri dan Umur Panen, tanaman sawo yang dibudidayakan dengan pencangkokan dapat menghasilkan buah hanya sampai 3-5 tahun, sedangkan yang melalui penyambungan bisa menghasilkan antara 5-6 tahun.
Buah sawo kadang matang tidak serempak sehingga pemanenan bisa dilakukan secara bertahap dengan cara memilih buah yang sudah menunjukkan ciri-ciri fisik untuk dipanen (tua). Ciri-ciri buah sawo yang sudah tua yaitu ukuran buahnya maksimal, kulit berwarna coklat muda, daging buah sedikit agak lembek, kalau dipetik
mudah terlepas dari tangkainya, dan bergetah relatif sedikit. Pemetikan buah yang masih terlalu muda  sebaiknya dihindarkan karena memerlukan waktu yang lama untuk pengeramannya dan rasa buah menjadi tidak manis (sepat).


Demikianlah selamat mencoba menanam pohon buah sawo, sedikit pohon yang kita tanam akan membantu memulihkan kualitas udara bumi yang kita tinggali.

1 comments:

  1. Halo Bossku ^^
    Segera Daftarkan ID di ibu21,com
    Menyediakan 8 Permainan Hanya Dengan 1 ID
    Serta Tersedia Promo Menarik
    Bonus Turn Over Terbesar
    Bonus Refferal Seumur Hidup
    Minimal Deposit Hanya 25Rb
    BBM : csibuqq
    WA : +855 88 780 6060
    Di Tunggu Kehadirannya Bossku ^^

    ReplyDelete

Powered by Blogger.